e7c63899-127a-47ed-b988-d89408c5ea6f

Pelatihan Preceptorship

628a994d-62fa-4fc1-a231-f2fdc1db77ed

       Universitas Muhammadiyah Cirebon menyelnggarakan pelatihan penting bagi Praktisi Kesehatan utamanya keperawatan tanggal 25 – 26 Februari 2019 di Meting Room Universitas Muhammadiyah Cirebon

 

asdfgfd

Memahami Surat An-Nur ayat 35

sdagfsdgsdfg

Rektor bersama Mahasantri Pesantren Internship UMC

  Dalam suasana warga persyarikatan melaksanalan musyawarah Tanwir di bengkulu, ayat tersebut menjadi spirit yg luar biasa, ketika dalam pembukaannya Qori mengumandangan lantunan ayat tersebut dalam kesahduan diiringi getaran qolbu yang syahdu.

   Ayat tersebut dikemas dengan perumpamaan orang yang beriman yang didalam hatinya tertancap dudukan yang kokoh sebagai basis pelita kehidupan, kemudia disambungkan dengan sumbu yg disebut Al-Misbah, suatu pertautan dengan kenabian dalam mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada pencerahan, dibingkai dengan kaca tipis transparan yang memantulkan cahaya bagai bintang-bintang di langit, basis energinya dari minyak zaitun berkualitas super yang memancarkan cahaya pula, sehingga terjadi akumulasi cahaya yang menerangi dunia. Itulah miniatur bangunan serta konstruk jati diri mukmin sejati.

             Mukmin sejati tetbentuk dari 5 jenis adonan 1). Modal Spiritual 2. Modal Sosial 3) Modal Intelektual 4) Modal Biologikal dan 5)Modal Psyikho Behavioral yang secara kasabiyah dilakukan atas daya dan ikhtiar manusia, dengan Rajin Ibadah, Berteman, belajar, Al-Ahwal, Al-Syahsiyah Bil Makruf, dan scara praksis berprilaku ihsan.
Kelima karakter Tanwiriyah tersebut, meniscayakan memperoleh emanasi dalam kehidupan, Dunia, ketika masyakarat, ketika barjah, ketika baats, dan kecermelangan dalam syurga.

               Dalam konteks kebangasaan warga Muslim adalah warga bangsa yang sangat menentukan eksistensi negeri ini, jika Muslim Hati dan Fikirannya Jernih, Ibadahnya Ikhlas, berteman sebagai warga bangsa yang toleran dan merahimi perjalanan kebangsaan tanpa dibarengi fitnah dan kedustaan (hoak), menjdi keluarga besar orang Indonesia yang makruf, dan secara praksis hasratnya berihsan atas dasar cinta dan kemanusiaan, seperti yang pernah dilakukan founding father, bangsa ini, pasti warga bangsa secara bersama-sama dapat membangun surga Indonesia dan meraihnya pula kelak diakherat. Amiin.

17e393d6-47ef-42b1-9c3d-1736290e08ec

Pelatihan Preceptorship bersama Fakultas Ilmu Keshatan & Fakultas Keperawatan

ddf60852-d668-48da-8d56-f57c09f0ded5

Civitas Akademika FIKES UMC & Fakultas Keperawatan Univ Padjadjaran

 

    Program Profesiners merupakan kelanjutan pendidikan sarjana keperawatan. Program profesi t ersebut bertujuan menghasilkan ners yang mempunyai pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam memberikan layanan kesehatan dengan menerapkan prinsip-prinsip keperawatan. Pemberian layanan tersebut mengutamakan keselamatan  diri, klien dan lingkungan dengan mengacu pada sistem pelayanan kesehatan nasional dan menunjukan penampilan profesional yang dibutuhkan oleh pemakai jasa ners profesional.

          Salah  satu  model pembelajaran  untuk meningkatkan kemampuan  peserta didik ners menjadiseorang perawat profesional melalui pendekatan preceptorship. Preceptorshiptelah dikenal sebagai strategiyang sangat pentingdalam meningkatkan kemampuan peserta didik untukmenjadiseorang perawatyang profesional. Melalui model tersebut akan memberikankesempatan pendampingan dan bimbingan kepada peserta didik untuk dapat beradaptasi dengan baik terhadap situasi klinik dan  lingkunganklinik, terjadi transfer pengetahuan, sikap dan keterampilan preceptor kepada precepteenya terkait peran dan tugas seorang perawat,  mendapatkan role model, mendapatkan feedback pembelajaran klinik serta memberikan kesempatan pendelegasian kewenangan secara bertahap kepada peserta didik.

        Pembelajaran klinik preceptorship diharapkan dapat  mengurangi stress situasi klinik, meningkatkan kepercayaan diri peserta didik,  menampilkan prilaku profesional yang diharapkan oleh profesi keperawatan. Kekuatan dari preceptorship adalah mempersiapkan peserta didik untuk menjadi perawat profesional dan melindungi masyarakat dari pelayanan para praktisi pemula yang tidak berpengalaman. Dalamrangka meningkatkan penguasaandalammetode pembelajaranklinik khususnya preceptorship maka AIPNI regional VI bermaksud mengadakan “Pelatihan Preseptor Regional VI” yangakan dilaksanakan padatanggal 25 dan 26 Februari 2019Dalamrangka meningkatkan penguasaan pembelajaran klinik khususnya preceptorship maka AIPNI regiona lVI bermaksud mengadakan“Pelatihan Preceptorship bagi Dosen dan pembimbing klinik di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Cirebon

f84dd802-205b-4d11-8f38-1eeeffabdd4f

Bangun Literasi Media di Era Milinea

 

be60453b-2b54-42be-8b27-abedc1acbd57

Zaman millenea dalam wacana Ronggo wasito disamakan dengan zaman kalabendu atau zaman Edan.  Banyak prilaku yang aneh-aneh, untuk memperoleh keseangan duniawi, sehingga lupa daratan dan lupa lautan.  Namun sebagai ning sing lali, luwih bagja wong eling kalawan waspada.

Memang orang yang mempu meningkatan tingkat “kemekan” bermedia berbeda dengan yang “buta” bermedia. Perbedaan itu terletak pada skill memperoteksi , memiliki daya,jelajah, aksestable, analisis, dan mengunggah pesan selektif dan cerdas. Singkatnya ” Tabayyun” ( QS alhujurat : 6 ). Kemampuan literasi media dapat diraih dengan mengikuti lima dalil-dalil umum sebagaimana difahmi masyarakat.

Pertama menanamkan niat kebajikan, karena media apapun tdk bebas nilai, Kedua, alat media dikonstruk untuk kemaslahatan, tdk untuk menarik perhatian, iseng dan tidak berlandaskan moral (maniak), ketiga , Disertai perasaan kemanusiaan.

Perasaan manusia umumnya sama senang terhadap yang positif dan tidak senang terhasap negatif. Maka bila berbohong hal yang negatif , solusinys tdk memperbanyak pesan bohong (hooks).

Keempat kesadaran atas hukum semesta ( sunnatullah). Kebaikan dibalas dg kebaikan dan kejahatan bertemu dengan pelakunya sendiri dan kelima meningkatkan skill sesuai dengan kebutuhan zamannya. Maka belajar tentang ilmu zaman dan budaya, bererti mempelajari ketrampilan yang benar dan efeknya membawa kemanfaatan untuk kenajuan taraf hidup mayarakatnya.

IMG_20190213_141018

Beragama Yang Mencerahkan Berbasis Tauhid

 

IMG_20190213_135238

Pengajian dalam menyongsong Tanwir 2019 dimaksudkan untuk memberikan spirit dan inspirasi sekaligus meneguhkan komitmen warga Muhammadiyah untuk memiliki energi tauhid dalam menggerakkan faham keagamaan yang moderat (tawassuth) (QS/2, Al-Baqarah : 143).

Dalam semiotika fenomena keagamaan dapat ditafsirkan dalam tiga dimensi penandaan yaitu : 1) makna detonatif, 2) makna konotatif dan 3) makna mitos.

Pemahaman detonative tentang Tanwir dimaksudkan bahwa terjadinya suatu peristiwa penting dalam organisasi Muhammadiyah sebagai forum tertinggi setelah Muktamar. Forum Tanwir sebagai bukti Muhammadiyah sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia berfikir universal tentang kemajuan bangsa. Kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh bangsa itu sendiri (QS/13, Arro’du : 11). Hal ini tercermin dari keyakinan dalam basis tauhid, bahwa seluruh aktivitas dipersembahkan untuk mendapatkan keridlaan Allah SWT (QS/6, Al-An’am : 162).

Sementara itu warga Muhammadiyah diharapkan mengutamakan integritas dalam budaya kerja dan daripadanya memunculkan karakteristik keagamaan warga Muhammadiyah dalam beragama  disertai  dengan sikap-sikap terpuji dalam bingkai tauhidullah. Tegasnya moralitas sebagai hasil dari bertauhid dan beribadah ditunaikan secara konsisten. Itulah sebagai wujud beragama yang mencerahkan

agrehyewr

Penguatan Idiologi Bermuhammadiyah

619b98cb-0223-4e3b-a1ca-c642cd7f99b7

Penutupan pesantren umc gelombang VI Bersama Rektor UMC (Prof. DR. H. Khaerul Wahidin, M.Ag)

               Muhammadiyah merupakan gerakan Keislaman sekaligus Kemanusiaan. Ajaran pokok Islam adalah Tauhid, bila dipahami secara praksis, maka sebagai paham aqidah najiah, maka ketauhidan merupakan basis untuk bekerja karena Allah SWT dan memanfaatkan hasil kerjanya untuk menolong Agama Allah SWT. Kajian ini tercermin dari ayat Al-Qur’an Al-Maidah ; 8 dan surat Asshof ; 10. Maka dalam Islam bekerja mementingkan Integritas

atgawertg

Pelaksanaan Ujian Akhir Semester Tahun Akademik 2018-2019

ewr

#Bagus NurulIman Kepala LPKP UMC

          Universitas Muhammadiyah Cirebon sedang melangsungkan kegiatan Ujian Akhir Semester Ganjil Tahun akademik 2018 – 2019 yang di mulai hari Senin tanggal 11 – 16 Februari 2019. Pada pelaksanaan hari pertama teribilang cukup lancar yang di mulai pukul 07.30 – 12 .30 untuk sesi satu dan 13.00-17.30 pada sesi dua.
Ujian akhir ini sebagai bagian dari prosesi Akhir Akademik guna mengetahui, mengevaluasi hasil dari perkuliahan selama satu semester selain itu juga utuk melihat bagaiamana evaluasi dalam proses pembelajaran yang tentunya hasil dari evaluasi ini dapat di jadikan bahan perbaikan untuk semester Genap 2018-2019 baik secara kegiatan pembelajaran /perkuliaham maupun pelakasanaan evaluasinya.
Universitas Muhammadiyah Cirebon melalui Lembaga Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran terus berusaha meningkatkan kualitas di mulai Kurikulum yang disesuaikan dengan peraturan yang ada serta Kearifan Lokal dan Internasional, kemudian dalam proses pembelajaran perkuliahan juga terus di tingkatkan dari sisi IT dan proses lainya yang tentu sangat diharapkan mutu lulusan dari Universitas Muhammadiyah Cirebon akan terus menjadi lebih baik dan dapat di terima serta bermanfaat bagi masyarakat.
Semoga Ujian Akhir Semester berjalan dengan lancar hingga hari terakhir tanpa ada kendala apapun.

 

81aefeb6-7e89-44cf-92de-8f77525f05b9

Silaturahim bersama Tokoh Masyarakat Cirebon

Silaturahmi informal Rektor UMC bersama Sultan Sepuh Kesepuhan Pangeran Arief Natadiningrat dan PJ. Bupati Cirebon, H. Dicky Saromi dan Sesepuh Kabupaten Cirbon KH. Usamah Mansyur di Masjid sang Ciptarasa, dibahas di dalamnya beberapa aspek mewujudkan gerakan Cirebon Katon yang identik artinya dengan Cirebon mencerahkn, dan Cirebon Murub. Yang tidak lain menggali potensi Cirebon agar berkemajuan.