592c8d1d-8414-44a8-ae2e-ffcaf39881f1

Gerakan Ahad Subuh Berjamaah Universitas Muhammadiyah Cirebon

f6e00289-dadf-4f6e-a74e-1e8df80ecc34

Universitas Muhammadiyah Cirebon kerap menyelenggarakan Ahad subuh berjamaah yang diikuti Santri , Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Cirebon dan Masyarakat Umum.
Dalam kesempatan tersebut diadakan Pengajian Bada Shalat Subuh.
Seperti dimaklumi bahwa mengaji merupakan typikal dari bermuhammadiyah, karena pada setiap aktivitas selalu diawali atau di akhiri dengan Pengajian Walau Ballighu Ayatan.
Pengajian atau dakwah tidak hanya dilakukan dengan Indrawi, seperti lazimya jamaah pengajian dengan Istilah Ngaji Kuping, tetapi juga dengan Nadzori yaitu membuka akal Pikiran yang mencerdaskan, sehingga jamaah mampu membuka wawasan bahwa Islam tidak hanya ritual, tetapi Islam mempunyai gagasan tentang menagemen, Kemakmuran Ekonomi, Negara dan Bangsa yang berkemajuan, masyarakat yang berkeadilan, keluarga yang bermartabat. Dalam kaitan ini Jamaah diajak berpikir untuk mampu berargumentasi di tengah-tengah Ghazwatul Fikri yang dilaukan kalangan sekularis dan Islam Phobia yang selalu nyinyir terhadap Islam, dan menganggap Idiologinya saja yang benar atau hanya sekedar mencari sensasi murahan sekedar berebut kekuasaan atau ladang menggeruk keuntungan sesaat.592c8d1d-8414-44a8-ae2e-ffcaf39881f1
Disamping itu mengaji juga membuka hati jamaah agar mencintai Dinul Islam dan bersedia berkorban Li Izzatil Islam Wal Muslimin
Utamanya mengaji tidak sekedar berisi kata-kata tetapi juga memberikan makna bagi kemajuan bangsa. Artinya Berislam sungguhpun Indonesia banget, tetapi tidak harus menafikan harkat dan martabat bangsa lain, apapun suku dan bangsanya mereka adalah mulia karena derajat taqwanya.
Mengaji berarti membaca kembali dan membaca kembali agar manusia menjadi manusia yang mememiliki kearifan dengan menghidupkan Mata Indrawi, Mata Hati, Mata Akal dalam melihat Realitas Sosial Sekelilingnya.

Posted in Agenda, Berita, Pengumuman, Sambutan Rektor.